Rafa Soares Resmi Bergabung dengan Fulham

Minidiario – Rafa Soares lahir di Portugal, 9 Mei 1995, yang piawai dalam bertahan dan membantu serangan. Posisinya sebagai bek kiri yang ahli sebagai eksekutor bola mati membuat nama Rafa Soares mencuat.

Bahkan, klub seelit Liverpool pun dikabarkan ingin mendapatkan Rafa Soares demi mengisi posisi bek kiri mereka musim ini. FC Porto sendiri tengah menghadapi masalah karena melanggar peraturan Financial Fair Play (FFP) sehingga harus menjual beberapa pemain mereka salah satunya Andre Silva.

FC Porto tampaknya tidak ingin kehilangan sosok pemain 22 tahun yang berbakat ini dan memilih untuk meminjamkannya saja. Akhirnya Rafa Soares memilih Fulham sebagai klub singgah dalam jangka waktu yang lumayan lama. Ya, Rafa Soares memilih Fulham sendiri yang tengah berada di liga seri kedua atau Championship. Mereka harus bekerja keras agar bisa memasuki zona elit Premier League yang merupakan kasta teratas sepak bola Inggris.

Pelatih Fulham sendiri, Slavisa Jokanovic, mengungkapkan bahwa dirinya telah mengamati permainan Rafa Soares sejak sang pemain berada di FC Porto. Menurutnya, Soares adalah pemain bertahan yang mampu menghadapi para penyerang lawan sehingga kemungkinan Fulham akan memenangkan Championship Flag kali ini lebih besar. Rafa Soares memilih Fulham adalah kesempatan yang akan mengantarkan klub kembali menjajaki klasemen Liga Primer Inggris.

Ya, musim kemarin sebelum Rafa Soares memilih Fulham, asa anak asuh Jokanovic harus gigit jari tak lagi bisa mencicipi lapangan panas Liga Primer bersama klub elit lain di ranah Inggris. Meski tren positif para pemain Fulham meningkat salah satunya adalah Ryan Sessegnon. Ryan menjadi pemain incaran banyak klub elit di Inggris seperti Liverpool, Arsenal hingga klub asal Jerman, Bayern Munchen meski usianya masih sangat muda yakni 16 tahun.

Kini dengan adanya Rafa Soares memilih Fulham, harapan Jokanovic bisa menembus playoff Championship kembali berkibar meski kegagalan musim lalu yang masih menyakitkan. Klub sepak bola yang bermarkas di Craven Cittage ini ingin menghilangkan kenangan pahit terdepak dari Liga Primer sejak musim 2014/2015 yang lalu. Rasanya tak sabar ingin menyaksikan performa apik sang pemain pinjaman dari FC Porto, Rafa Soares. read more

Tottenham Hotspur Pertimbangan Denis Suarez Menjadi Pemainnya

Minidiario – Tottenham melirik Denis Suarez – Denis Suarez adalah seorang pemain sepak bola yang berasal dari Spanyol Pemain yang lahir pada tanggal 6 januari 1994 tersebut berperan sebagai pemain gelandang serang untuk tim FC Barcelona.

Kontrak yang telah disepakati dengan FC Bacelona berlangsung setelah Suarez meninggalkan salah satu klub inggris yaitu Manchester City.

Sebagai pemain Gelandang yang berusia 23 tahun, Denis Suarez sangat berpotensi dan memiliki kemampuan yang luar biasa dalam melakukan pertandingan sepak bola. Pemain ini dilirik oleh tim Tottenham Hotspur untuk dipertimbangkan menjadi pemain barunya. Pada saat ini tim Tottenham Hotspur merupakan tim terkuat dalam Liga, namun ada kejadian yang menyebabkan tim tersebut mengalami penurunan.

Pemain yang dilatih oleh Mauricio Poccetino di tim Tottenham Hotspur mengalami cidera saat bermain dipertandingan Liga. Kecelakaan tersebut membuat tim ini menjadi agak lemah saat melakukan pertandingan pada musim baru yang akan datang sebentar lagi. Club tersebut sempat memikirkan kembali untuk merekrut pemain agar dalam pertandingan berikut bisa melakukan permainan yang maksimal.

Tottenham melirik Denis Suarez dikabarkan telah melakukan negosiasi dan penawaran pada bursa transfer pemain sepak bola. Penawaran tersebut dilakukan untuk pemain Denis Suarez yang menurut Tottenham memiliki kemampuan hebat untuk mempertahankan tim untuk menang dalam pertandingan musim baru. Deni Suarez ditawar oleh Tottenham seharga 27 juta pounds dan masih dalam tahap pertimbangan lagi.

Tidak heran apabila tim Tottenham melirik Denis Suarez yang merupakan pemain berprestasi. Menurutnya kepindahannya ke tim Tottenham juga tidak masalah karena di sana dia bisa mengambil kesempatan untuk melakukan kemajuan dalam permainan. Disisi lain untuk memperebutkan di Barcelona juga terlalu sulit baginya. Tottenham melirik Denis Suarez karena prestasi permainan yang bagus didapatkan oleh pemain ini

Saat bergabung di dalam tim Villareal, Suarez menjadi pemain utama dalam pertandingan sepak bola. Pada waktu bersama klub Sevilla juga tampil memukau dan hebat dengan permainannya yang bagus. Tottenham melirik Denis Suarez  yang merupakan pemain Gelandang berkemampuan dapat mengumpan ke tim lainnya secara akurat dan bisa melakukan drible bola degan baik. read more

Final Liga Champions Mimpi Buruk Bagi Dybala

Minidiario – Final Liga Champions terburuk – Real Madrid memang berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions 2017 dengan menumbangkan Juventus di partai final.

Meski telah berlalu, final Liga Champions musim lalu ibarat mimpi buruk bagi penyerang andalan Juventus, Paulo Dybala. Dybala mengaku jika permainan Juventus pada babak kedua yang menghancurkan semua harapan yang mereka bawa. 45 menit tersebut merupakan salah satu perjalanan panjang yang menyakitkan bagi pemain asal Argentina itu.

Final Liga Champions terburuk tersebut benar-benar mematahkan semangat Dybala setelah ambisi merekajuga gagal pada final Liga Champions 2015 melawan Barcelona. Dybala dan rekan di Juventus harus mengakui kehebatan Los Blancos dan terpaksa menelan kekalahan 4-1. Keinginan merengkuh trofi Liga Champions pun kandas hingga sebutan kutukan Juventus pun menggema dari para pecinta sepak bola dunia. Pasalnya Juventus memang kerap gagal setelah berada di final Liga Champions.

Sebenarnya pada babak pertama, Juventus mampu bermain apik meski mereka harus ketinggalan satu gol dari Christiano Ronaldo. Dybala dan tim tetap optimis hingga akhirnya berhasil menyamakan kedudukan dengan Real Madrid lewat gol manis dari Mario Mundzukic. Namun, sepertinya Bianconerri tidak mampu mempertahankan performa apik tersebut hingga mereka harus mengalami final Liga Champions terburuk.

Babak kedua menjadi saat menegangkan setelah Juventus kehilangan kepercayaan diri penuh dan kendali permainan seperti pada saat babak pertama. Akibat dari permainan Juventus yang memburuk itu, tim asuhan Zinadine Zidane berhasil menyumbangkan tiga gol tambahan yang langsung menumbangkan Bianconerri. Tiga gol tersebut berasal dari Casemiro, Christiano Ronaldo dan juga pemain muda berbakat Los Blancos yang melejit akhir-akhir ini, Marco Asensio.

Hal tersebut merupakan final Liga Champions terburuk bagi Paulo Dybala yang berharap memenangkan trofi. Pemain yang kabarnya ditawar Barcelona ini pun kembali bangkit dan yakin pada kesempatan kedua. Ia merasa kekalahan pada final Liga Champions terburuk musim lalu harus terbalaskan sampai dia berhasil mengangkat trofi musim depan. Ya, anda wajib menyaksikan aksi balas dendan Paulo Dybala bersama Bianconerri di panggung Liga Champions yang akan dimulai sebentar lagi. read more

Mats Hummels Bergabung Dalam Aksi Sosial

Minidiario – Juan Mata merupakan pemain dari Club Manchester United yang mengikuti kegiatan “Common Goal” yaitu aksi sosial yang diadakan untuk membantu anak yang kurang mampu di seluruh dunia.

Hal ini menjadi inspirasi bagi Mats Hummels untuk melakukan hal yang sama seperti Juan Mata tersebut. Mats Hummels bergabung ke Common Goal berkata bahwa, ajang aksi sosial tersebut sangat membantu dan bagus sekali untuk kegiatan positif.

Mats Hummels mengatakan bahwa, dengan melakukan kegiatan aksi sosial ini akan membangun sebuah jembatan yang baru antara dunia sepak bola dengan pengurus sosial yang berada di dunia. Aksi tersebut berhasil hanya dengan menyisihkan gaji sekitar 1% saja untuk kegiatan amal. Sebagai manusia yang selalu memiliki kelebihan kita bisa mencari 1% yang disumbangkan dengan mudah.

Tidak  lama ini Mats Hummels bergabung ke Common Goal  dan menyisihkan gajinya sekitar 1% untuk kegiatan amal “Common Goal” yang merupakan wadah amal sepak bola dari 80 Negara. Terdapat kurang lebih 120 badan amal sepak bola yang berkolaborasi untuk menyisihkan gajinya dalam aksi sosial ini. Melakukan aksi sosial ini akan membuat dunia sepak bola semakin dicintai oleh masyarakat.

Kegiatan baru dari Mats Hummels bergabung ke Common Goal mendapatkan tanggapan dari Juan Mata. Dia sangat senang dengan apa yang sudah dilakukan oleh Mats Hummels, memutuskan untuk bergabung pada kegiatan “Common Goal” dan peduli dengan anak yang kurang mampu.

Kegiatan Mats Hummels bergabung ke Common Goal sangat memberikan kekuatan positif kepadanya untuk mengenal dunia anak yang kurang mampu lebih berbeda dengan kehidupannya.

Juan Mata juga mengatakan, bahwa dia tidak mengenal Mats Hummels dengan baik, jadi dia hanya sebatas tahu tentang pemain sepak bola tersebut. Aksi yang dilakukan Mats Hummels bergabung ke Common Goal membuatnya sangat terkejut sekali karena memutuskan untuk bergabung dalam Common Goal kegiatan amal sepak bola.

Perlu diketahui bahwa pemain seperti Juan Mata ternyata memberikan kontribusi yang besar terhadap Common Goal. Sekitar 1,21 Miliar rupiah dia sumbangkan untuk aksi penyaluran amal. Pertahunnya dia mengamalkannya dengan ikhlas untuk membantu kebaikan anak yang kurang mampu di dunia. read more

Mourinho Akan Berikan Kesempatan Untuk Para Pemain Muda

Minidiario – Sang manajer Manchester United, Jose Mourinho disebut akan memberikan jam bermain yang cukup kepada para pemain muda.

Menurut pengamatan Mourinho para pemain mudanya banyak yang mempunyai kualitas bermain yang bagus sehingga dirinnya akan menggunakan kualitas mereka di musim 2017/2018 Premier League.

Mourinho dulu dikenal sebagai pelatih yang suka menggunakan cara ‘instan’. Ia lebih memilih untuk memainkan pemain yang matang untuk turun bertanding, ketimbang dengan para pemain muda, itulah sisi negative sang pelatih berkebangsaan Portugal yang tidak bisa mengembangkan para pemain muda.

Akan tetapi setelah setahun menjabat sebagai peracik taktik Setan Merah, Mou mulai merubah sifat tersebut. Seperti yang sudah diketahui ada beberapa nama pemain muda yang dimainkan olehnya diantaranya adalah Anthony Martial, Marcus Rashford, dan Jesse Lingard.

Mourinho menyebut bahwa ia akan memberikan jatah bermain yang lebih kepada para pemain mudanya pada musim 2017/2018. “Banyak pemain kami yang masih muda,” ucap Mourinho pada website resmi MU.

“Mata dan Micki sebentar lagi akan menginjak 30 tahun. Sedangkan Romelu berada di usia 24 tahun, sementara Martial, Rashford, dan Lingard masih berada di usia yang bagus dan mereka dapat bermain baik di tim ini. Mereka juga adalah sesosok pemain timnas di masing – masing negara mereka, dimana mereka akan berkesempatan bermain di banyak ajang internasional.” Tutup

Presiden Madrid “Sogok” Mbappe dengan Rumah Mewah

Minidiario – Presiden Real Madrid, Florentino Perez disebut percaya diri dengan upaya merekrut pemain bintang asal AS Monaco, Kylian Mbappe.

Meski sebelumnya ada banyak laporan yang mengatakan Mbappe mampir pindah ke PSG , Perez yakin bahwa sang pemain remaja itu akan meninggalkan Stade Louis 2 untuk mendarat di Bernabeu.

Apakah itu bulan ini atau di bursa transfer tahun depan mendatang, Patron Madrid tersebut sudah mulai ancang-ancang menyiapkan rencana untuk menyambut kehadiran sang pemain muda tersebut di ibu kota.

Diario Sport mengatakan bahwa Perez sudah menghubungi salah satu agen perumahan favoritnya untuk mencarikan sebuah rumah mewah di kawasan La Finca untuk di berikan kepada sang pemain apabila sang pemain menerima tawaran untuk bermain di Real Madrid.

Sang Presiden meminta satu rumah mewah tersebut untuk di pesan khusus untuk mempersiapkan kedatangan Mbappe.

Perez sendiri kabarnya sudah mengajukan penawaran senilai 130 Juta Euro untuk eks penyerang AS Monaco , yang sudah ia ajukan sekitar empat pekan lalu.

Mbappe bermain sangat bagus usai ia membantu Les Monegasques menembus semifinal Liga Champions dan menjuarai Ligue 1 di musim 16/17.